Jumat, 20 September 2019

PENGALAMAN BAHASA


Aku mulai bertemu dengan orang yang menggunakan bahasa daerah nya saat Mulai Perkuliahan. Pada saat PBAK aku bertemu dengan orang Kayong dan Ketapang, saat memulai komunikasi aku hanya bisa diam dan mencerna kata - katanya, karena mula nya aku sedikit tidak mengerti tentang apa yang dibicarakannya. Yang membuat aku bingung ialah, bahasa yang digunakan ada sedikit perbedaan seperti, di ujung kata terdapat kata "am". Contohnya, "aok am" "iye bah am"Aku sadar sebenarnya mereka tau bahwa aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, jadi pada saat itu mereke mulai menjelaskan kembali dengan menggunakan bahasa Melayu Pontianak. Seiring berjalan waktu aku mulai mengetahui beberapa arti dari kata - kata yang mereka pakai. Aku mulai belajar bahwa sebenarnya, kita dapat belajar dari lingkungan kita, yang di maksud dari kata tersebut adalah lingkungan menjadi pusat pembelajaran, seperti kisahku ini aku dapat belajar berbagai macam bahasa daerah dari orang - orang di sekitarku, awal mula masuk ke lingkungan nya memang sedikit khawatir akan terkendala bahasa, namun lama kelamaan aku menjadi paham.
Ada juga satu cerita, aku merupakan anak Bugis, hanya saja aku sama sekali tidak bisa berbicara dengan bahasa bugis. Waktu itu nenek saya bilang "jokka jokka pigih" Aku hanya bisa bilang "haa ape" karna aku di rumah tidak di biasakan untuk berbahasa bugis. Lama kelamaan aku mulai mengerti arti dari bahasa bugis itu seperti "jokka jokka" yang artinya jalan - jalan, lalu ada kata "Iko purani mandre?" yang artinya kau udh makan?. Dan biasa di balas dengan kata "Purani iyak mandre" yang artinya Udah dah aku makan. Dari berbagai macam bahasa yang ada, kita akan mendapatkan satu pembelajaran yaitu, dengan menguasai beberapa bahasa sebagaimana fungsi bahasa itu sendiri sebagai alat komunikasi, kita akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan orang - orang di daerah. Karena kita kini tinggal di negara yang berbagai macam suku, adat, dan budaya. Walaupun berbeda bahasa kita masih menjadi satu, satu Indonesia.

Jumat, 13 September 2019

TentangAku


Perkenalkan namaku Ella Fatika Sari, aku anak kedua dari dua bersaudara, aku mempunyai kakak yang bernama Olievia, saat ini dia sedang berkuliah di Institut Agama Islam Negri Pontianak. Ayahku bernama Rudi Hartono bekerja sebagai Penjual Apam Pinang di pinggir jalan, Ibuku bernama Nur Fitri bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Aku tinggal di Jalan Prof.M.Yamin Gg. Uray Hamid no.41. Aku lahir di Pontianak, 3 Januari 2002, dari dulu aku selalu menjadi murid yang termuda dari bangku SD, SMP, hingga aku duduk di bangku SMA. Aku alumni dari SMK Muhammadiyah 2 Pontianak, walaupun aku duli bersekolah di SMK, sebenarnya aku merupakan murid yang tidak terlalu terampil, namun aku terus berusaha. Mula aku masuk ke IAIN Pontianak karena orang tua, aku memilih IAIN Pontianak karena memang IAIN merupakan Perguruan Tinggi Negeri, aku hanya tidak ingin memberatkan orang tuaku karena aku dulu bersekolah di SMK Swasta. Aku merupakan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Prodi Pendidikan Agama Islam, aku akan terus berusaha untuk tidak memberatkan beban orang tuaku.