Laporan Bacaan : Magang 1
SUMBER BELAJAR
ANAK
Oleh : Ella Fatika Sari (11901020) PAI 4B
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAN NEGERI PONTIANAK
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dalam pasal 1 no 20
Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional disebutkan bahwa “pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan
pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar”. Dari apa yang
terdapat dalam Undang-Undang RI tentang Sisdiknas tersebut jelaslah bahwa
sumber belajar, di samping pendidik, mutlak diperlukan dalam pelaksanaan proses
pembelajaran. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran hanya
akan berlangsung apabila terdapat interaksi antara peserta didik dengan sumber
belajar dan pendidik.
Menurut Association Educational
Comunication and Tehnology AECT, sumber belajar yaitu
berbagai atau semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang
dapat digunakan siswa dalam belajar, baik secara terpisah maupun terkombinasi
sehingga mempermudah siswa dalam mencapai tujuan belajar.
Menurut Ahmad Sudrajat, sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber
baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta
didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga
mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai
kompetensi tertentu.
Jadi dapat disimpulkan
bahwa, sumber belajar adalah sesuatu yang dapat digunakan oleh seseorang sebagai
alat bantu berjalannya suatu pembelajaran.
Tidak hanya disekolah, sumber belajar dapat
ditemui dimana saja seperti lingkungan rumah, sumber belajar yang dapat
ditemukan di lingkungan rumah adalah, orang tua, tokoh masyarakat, hewan
binatang, buku cetak, perangkat komputer, silabus dll. Sebagai contoh : Sumber Belajar yang ditemui di Sekitar Rumah adalah Makhluk
Hidup (Hewan), Buku Cetak, Silabus Pelajaran.
Pada umumnya, sumber belajar dibagi menjadi 6 jenis,
1.Pesan: informasi yang akan disampaikan oleh komponen lain; dapat berbentuk ide, fakta, makna dan data.
2.Orang: orang yang bertindak sebagai penyimpan dan menyalurkan pesan antara lain: guru, instruktur, siswa, ahli, nara sumber, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, tokoh karier dan sebagainya.
3.Bahan: barang-barang yang berisikan pesan untuk disampaikan dengan menggunakan peralatan; kadang-kadang bahan itu sendiri sudah merupakan bentuk penyajian contohnya: buku, transparansi, film, slides, gambar, grafik yang dirancang untuk pembelajaran, relief, candi, arca, komik, dan sebagainya.
4.Alat/ perlengkapan: barang-barang yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang terdapat pada bahan misalnya: perangkat keras, komputer, radio, televisi, VCD/DVD, kamera, papan tulis, generator, mesin, mobil, motor, alat listrik, obeng dan sebagainya.
5.Pendekatan/ metode/ teknik: prosedur atau langkah-langkah tertentu dalam menggunakan bahan, alat, tata tempat, dan orang untuk menyampaikan pesan; misalnya: disikusi, seminar, pemecahan masalah, simulasi, permainan, sarasehan, percakapan biasa, diskusi, debat, talk shaw dan sejenisnya.
6.Lingkungan/latar: lingkungan dimana pesan diterima oleh pelajar; misalnya: ruang kelas, studio, perpustakaan, aula, teman, kebun, pasar, toko, museum, kantor dan sebagainya.
Contoh sumber belajar yang disebutkan sebelumnya termasuk kedalam jenis-jenis sumber belajar yang berbeda-beda. Sumber belajar berbentuk pesan yang disampaikan dalam bentuk dokumen seperti silabus pembelajaran, selain itu juga ada sumber belajar dalam bentuk bahan seperti buku cetak yang didalamnya terdapat bahan pembelajaran, yang terakhir sumber belajar makhluk hidup yaitu hewan peliharaan.

Manfaat sumber
belajar antara lain :
1. Memberi pengalaman
belajar secara langsung dan konkret kepada peserta didik.
2. Dapat menyajikan
sesuatu yang tidak mungkin diadakan, dikunjungi, atau dilihat secara langsung
dan konkret.
3. Dapat menambah dan
memperluas cakrawala sajian yang ada di dalam kelas
4. Dapat member informasi yang akuarat dan terbaru.
Menurut Depdiknas
(1983:7), manfaat sumber belajar, yaitu :
1. Sumber belajar dapat
memberikan perjalanan belajar yang kongkrit dan langsung kepada pelajarnya.
2. Sumber belajar
menyajikan sesuatu yang tidak mungkin diadakan atau dikunjungi dan dilihat
secara langsung oleh siswa.
3. Sumber belajar dapat
menambah dan memperluas cakrawala sajian yang ada di dalam kelas.
4. Sumber belajar dapat
memberikan informasi yang akurat dan terbaru.
5. Sumber belajar dapat
memecahkan masalah pendidikan aau pengajaran baik di lingkungan mikro maupun di
lingkungan makro.
6. Sumber belajar dapat
memberikan motivasi yang positif.
7. Sumber belajar dapat meranggsang untuk berfikir, bersikap dan berkembang lebih lanjut.
Dari ketiga contoh sumber belajar diatas manfaatnya yaitu, sumber belajar buku cetak sebagai bahan referensi dan alat bantu dalam penyampaian materi. Sumber belajar silabus sebagai alat bantu guru dalam melaksanakan kurikulum. Sumber belajar makhluk hidup seperti kucing sebagai pertumbuhan aktivitas dan karakter anak.
Selain
memiliki manfaat, sumber belajar juga memiliki fungsi yang pastinya dapat mempermudah
jalannya pembelajaran, selain itu :
1. Meningkatkan
produktifitas pembelajaran dengan jalan, mempercepat laju belajar dan membantu
guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik.
2. Memberikan kemungkinan
pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan cara, mengurangi kontrol
guru yang kaku dan tradisional.
3. Memberikan dasar yang
lebih ilmiah terhadap pembelajaran, dengan cara, perancangan program
pembelajaran yang lebih sistematis
4. Lebih memantapkan
pembelajaran, dengan jalan, meningkatkan kemampuan sumber belajar.
5. Memungkinkan belajar
secara seketika, yaitu, mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal
dan abstrak dengan realitas yang sifatnya kongkrit.
6. Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.
Dari ketiga contoh sumber belajar diatas fungsinya yaitu, Sumber belajar buku cetak yang dimiliki oleh siswa dirumah bermanfaat untuk memudahkan orang tua dalam menyampaikan materi yang sedang dipelajari oleh anak, selain itu juga memudahkan anak untuk mengulang materi yang diajarkan atau mempelajari materi baru sebelum disampaikan oleh guru disekolah. Sumber belajar silabus bermanfaat sebagai rancangan pembelajaran yang disampaikan guru disekolah, dengan memiliki silabus pembelajaran, anak bisa melihat materi selanjutnya untuk dipelajari lebih dahulu sebelum diajarkan oleh guru disekolah. Sumber belajar makhluk hidup seperti kucing, bermanfaat untuk membantu mendorong nilai-nilai atau sikap-sikap positif anak terhadap lingkungan dan makhluk hidup disekitarnya dan untuk menumbuhkan karakter baik pada diri anak yang diberikan sejak kecil.
Dalam penyampaian
sumber belajar, pasti memerlukan yang namanya media, beberapa media
pembelajaran yang dapat digunakan agar anak tidak terlalu terpaku dengan pembelajaran
yang kaku diantaranya :
1. Media Audio, jenis media pembelajaran audio
berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan.
Media audio berkaitan erat dengan indera pendengaran. Contoh media seperti
radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.
2. Media Visual, jenis media pembelajaran visual
adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Jenis media
pembelajaran visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi
atau proyektor. Jenis media pembelajaran visual dibedakan menjadi dua yaitu
media visual diam dan media visual gerak. Media visual diam, foto,
ilustrasi, flashcard, gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film
rngkai, OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain-lain. Media
visual gerak, gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu
dan sebagainya.
3. Media Audio Visual, jenis media pembelajaran audio
visual merupakan media yang mampu menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari
karakteristiknya media audio visual dibedakan menjadi 2 yaitu madia audio
visual diam, dan media audio visual gerak. Media audiovisual diam, TV
diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara. Media
audio visual gerak, film TV, TV, film bersuara, gambar
bersuara, dan lain-lain.
4. Media Serbaneka, jenis media pembelajaran
serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan dengan potensi di suatu
daerah, di sekitar sekolah atau di lokasi lain atau di masyarakat yang dapat
dimanfaatkan sebagai media pengajaran. Contoh jenis media pembelajaran
serbaneka di antaranya adalah papan tulis, media tiga dimensi, realita, dan
sumber belajar pada masyarakat.
5. Gambar fotografi, gambar fotografi diperoleh dari
beberapa sumber, misalnya dari surat kabar, lukisan, kartun, ilustrasi, foto
yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut dapat digunakan oleh guru secara
efektif dalam kegiatan belajar mengajar dengan tujuan tertentu.
6. Peta dan Globe, jenis media pembelajaran
berikutnya adalah peta dan globe ini berfungsi untuk menyajikan data-data
lokasi. Seperti keadaan permukaan (bumi, daratan, sungai sungai,
gunung-gunung), dan tempat- tempat serta arah dan jarak.
Dari ketiga contoh sumber belajar diatas media yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menyampaikan sumber belajar yaitu, Media Visual/Media Cetak, pembelajaran dengan menggunakan media cetak berfungsi untuk memperjelas materi pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Media Audiovisual, pembelajaran menggunakan media audio visual dapat menyampaikan pesan pembelajaran. Adanya unsur audio memungkinkan siswa untuk dapat menerima pesan pembelajaran melalui pendengaran, sedangkan unsur visual memungkinkan penciptaan pesan belajar melalui bentuk visualisasi.
Dalam konsep Pembelajaran Pendidikan Agama
Islam, Sumber Belajar memiliki manfaat tersendiri diantaranya :
1. Meningkatkan produktivitas pembelajaran dengan
jalan, mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu
secara lebih baik dan mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi,
sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah.
2. Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya
lebih individual, dengan cara, mengurangi kontrol guru yang kaku dan
tradisional dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan
kemampuannnya.
3. Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap
pembelajaran dengan cara, perancangan program pembelajaran yang lebih
sistematis dan pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.
4. Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan, meningkatkan
kemampuan sumber belajar dan penyajian informasi dan bahan secara lebih
kongkrit.
5. Memungkinkan belajar secara seketika, yaitu : mengurangi
kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas
yang sifatnya kongkrit dan memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.
6. Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih
luas, dengan menyajikan informasi yang mampu menembus batas geografis.
7. Menambahkan iman dan taqwa kepada tuhan yang maha kuasa.
Setelah
membahas tentang Sumber Belajar, bagaimana pendapat dari teman-teman apakah teman-teman
memiliki tambahan dan tanggapan tentang Sumber Belajar?
Jika
teman-teman memiliki opini lain silahkan berikan komentar kalian yaa Terima
Kasih
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





